Mengenal 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) dalam Akreditasi Rumah Sakit
· Diperbarui 2026-05-04 · 8 menit baca · Kesehatan

6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP) adalah inti dari seluruh standar akreditasi rumah sakit di Indonesia. Setiap perawat dan tenaga kesehatan wajib menguasai dan menerapkan prinsip ini dalam pelayanan sehari-hari.
1. Enam Poin Utama Sasaran Keselamatan Pasien (SKP)
• SKP 1: Ketepatan Identifikasi Pasien (menggunakan minimal 2 identitas seperti nama dan tanggal lahir, hindari nomor kamar).
• SKP 2: Peningkatan Komunikasi Efektif (metode SBAR & TBaK: Tulis, Baca kembali, Konfirmasi saat lapor via telepon).
• SKP 3: Peningkatan Keamanan Obat yang Perlu Diwaspadai (High-Alert Medications seperti elektrolit pekat KCl, NaCl 3%, insulin).
• SKP 4: Kepastian Tepat-Lokasi, Tepat-Prosedur, Tepat-Pasien Operasi (surgical safety checklist & marking area operasi).
• SKP 5: Pengurangan Risiko Infeksi Terkait Pelayanan Kesehatan (kepatuhan hand hygiene 6 langkah 5 momen).
• SKP 6: Pengurangan Risiko Pasien Jatuh (pengkajian skor risiko jatuh Morse Scale / Humpty Dumpty).
2. Implementasi Klinis oleh Perawat
Penerapan SKP harus dibuktikan secara konsisten — pemasangan gelang identitas merah (alergi), kuning (risiko jatuh), ungu (doa/ DNR), serta pelabelan obat high-alert dengan stiker khusus.
Ringkasan 6 Sasaran Keselamatan Pasien (SKP)
| Sasaran SKP | Fokus Utama | Contoh Tindakan Nyata |
|---|---|---|
| SKP 1 | Identifikasi Pasien | Cek gelang identitas + tanya nama & tanggal lahir |
| SKP 2 | Komunikasi Efektif | Metode SBAR & TBaK saat handover/telepon dokter |
| SKP 3 | Obat High-Alert | Double check elektrolit pekat & pelabelan khusus |
| SKP 4 | Tepat Operasi | Surgical safety checklist & penandaan area operasi |
| SKP 5 | Pencegahan Infeksi | Cuci tangan 6 langkah 5 momen PPI |
| SKP 6 | Pencegahan Jatuh | Skrining risiko jatuh & pemasangan gelang kuning |
Pertanyaan Umum (FAQ)
- Apa itu metode TBaK dalam komunikasi efektif?
- TBaK adalah singkatan dari Tulis, Baca kembali, dan Konfirmasi. Perawat wajib menulis instruksi verbal dokter, membacakannya ulang, dan meminta konfirmasi kebenaran instruksi tersebut.
Kesimpulan
Penerapan 6 Sasaran Keselamatan Pasien secara konsisten bukan sekadar untuk lulus akreditasi KARS, melainkan standar emas perlindungan pasien.