Sampul cerita Nala dan Suara Hutan Sumatra

Nala dan Suara Hutan Sumatra

Petualangan anak gajah belajar memakai belalai, mendengar keluarganya, dan menjaga rumah hutan

Usia 6–10 tahun · 5 menit · 20 adegan

Fajar di hutan Sumatra

Nala, anak gajah Sumatra, berjalan dekat induknya di hutan saat fajar.

Fajar menyentuh hutan Sumatra. Nala, anak gajah kecil, berjalan dekat Ibu sambil menapaki tanah basah.

Panggilan dari balik pepohonan

Nala mendengar panggilan gajah lain dari antara pepohonan hutan Sumatra.

Dari balik pepohonan terdengar panggilan panjang. Keluarga Nala saling menjawab supaya tetap berdekatan.

Mencium aroma hutan

Induk Nala mengangkat belalai untuk mengendus udara, sementara Nala menirukannya.

Belalai Ibu bergerak ke udara, mengendus aroma daun dan air. Nala mencoba menirukan gerakan itu.

Belajar memakai belalai

Nala belajar menggenggam rumput dengan belalai, mengikuti induknya yang mengambil daun.

Dengan belalai lentur, Ibu mengambil daun muda. Nala belajar menggenggam rumput memakai ujung belalainya.

Mengikuti jalur teduh

Nala dan keluarganya menyusuri jalur hutan menuju aliran air.

Mereka menyusuri jalur teduh, mengikuti Ibu yang mengenal jalan menuju mata air di dalam hutan.

Minum dari sungai

Nala mengambil air dengan belalainya lalu menuangkannya ke mulut.

Di sungai kecil, Nala menyedot air dengan belalai lalu menuangkannya perlahan ke dalam mulut.

Percikan yang menyegarkan

Nala menyemprotkan air ke punggungnya di tepi sungai, sementara keluarga ikut mendinginkan badan.

Air memercik ke punggung Nala. Ia menggoyangkan telinga, sementara keluarganya mendinginkan badan.

Suara Ibu yang dikenal

Induk Nala mengangkat belalai dan memanggil, Nala mendengarkan dengan penuh perhatian.

Ibu mengangkat belalai dan bersuara nyaring. Nala mengenali panggilan itu, lalu merapat ke sisinya.

Saling menyahut

Keluarga gajah saling mendengar dari kejauhan melalui sela pepohonan.

Gajah lain menyahut dari kejauhan. Suara dan gerakan membantu keluarga tetap saling menemukan.

Jejak besar di tanah

Jejak lebar Nala tampak di tanah basah dekat tumbuhan kecil di hutan.

Langkah Nala meninggalkan jejak lebar. Ibu mengajaknya berjalan pelan di antara tumbuhan muda.

Biji yang ikut berjalan

Nala makan buah hutan, sementara biji dan kecambah tampak di tanah dekat pepohonan.

Mereka memakan buah hutan. Bijinya kelak dapat tersebar jauh bersama kotoran gajah dan tumbuh lagi.

Ruang hidup yang menyempit

Nala dan induknya melihat bagian hutan yang terbuka dari tempat yang masih rimbun.

Di ujung jalur, pepohonan mulai jarang. Ruang hidup yang terputus membuat perjalanan gajah lebih sulit.

Kembali ke jalur aman

Induk gajah memandu Nala menyusuri hutan, jauh dari ladang dan rumah warga.

Ibu mengarahkan Nala kembali ke jalur hutan yang aman, jauh dari kebun dan rumah warga.

Penjaga jalur hutan

Penjaga hutan mencatat jalur jelajah gajah dari pos, saat Nala dan induknya melintas jauh di belakang.

Penjaga hutan memantau jalur jelajah dan membantu menjaga ruang antara hutan dengan permukiman.

Melihat dari tempat aman

Seorang anak dan ranger mengamati jejak gajah dari pos yang aman.

Seorang anak melihat jejak gajah dari pos aman bersama ranger. Mereka tidak mendekat atau memberi makan.

Satwa liar bukan hewan rumah

Ranger menunjukkan gambar gajah di hutan kepada anak, sementara gajah tetap di kejauhan.

Ranger menjelaskan, gajah liar perlu hidup bebas di habitatnya, bukan dipelihara sebagai hewan rumah.

Hutan yang tersambung

Nala dan induknya melewati jalur hijau yang menghubungkan bagian-bagian hutan.

Hutan yang tersambung menyediakan jalan menuju air dan makanan. Nala berjalan tenang di sisi Ibu.

Panggilan senja

Induk Nala memanggil saat senja, dan Nala bergegas merapat kepada keluarganya.

Saat senja, Ibu mengangkat belalai memanggil. Nala membalas suara itu dan berkumpul kembali bersama keluarga.

Beristirahat bersama

Nala beristirahat dekat induk dan keluarga di bawah pohon pada senja hari.

Langit jingga menyelimuti hutan. Keluarga beristirahat di bawah pohon rindang, tetap saling berdekatan.

Hutan untuk esok hari

Nala berjalan bersama keluarganya di hutan Sumatra yang sehat saat matahari terbit.

Esok mereka menjelajah lagi. Menjaga hutan Sumatra membantu gajah dan banyak satwa terus hidup.

Pesan dan fakta cerita

Gajah Sumatra adalah gajah Asia yang hidup di hutan Sumatra. Belalai membantu gajah mencium, mengambil makanan, minum, dan berkomunikasi. Gajah hidup berkelompok, menggunakan suara untuk tetap terhubung, serta membutuhkan habitat yang luas dan aman.

Sumber: WWF Indonesia — Gajah Sumatra dan ancaman habitat · International Elephant Foundation — Belalai, keluarga, dan komunikasi gajah Asia

Jelajahi cerita lainnya